Hai
net’ers kali ini saya mau share karya tulis/Makalah yang saya buat, silahkan dilihat
semoga bermanfaat ^.^
DAFTAR
ISI
BAB.I
PENDAHULUAN……………………………………………...………..
1
1.
A.Latar
Belakang Sosiologi
……..……………..………….….. 2
B.Identifikasi
Masalah ……………………………………... 2
Ø
Apa Itu Sosiologi
….………………………………….. 2
Ø
Mengapa Sosiologi Sebagai Ilmu
Pengetahuan 2
C.Perumusan
Masalah …………………………………….....2
BAB.II
PEMBAHASAN MASALAH
.................................................
4
A. Pengertian Sosiologi …………………...……………..... 4
1.
Beberapa Tokoh Sosiologi ………......... 6
2.
Cabang-cabang Sosiologi ………………..… 8
B.
Sosiologi Sebagai Ilmu Pengetahuan …………….. 10
1.Manfaat
Sosiologi …………………………….10
2
.Jenis-jenis Metode Yang Digunakan Dalam Sosiologi. 11
BAB.III
PENUTUP……………………………………………….........................
12
1. Kesimpulan ………………………………………………….…..
12
2. Saran ………………..…………………...……………………….. 12
DAFTAR
PUSTAKA .............................................................
13
i
========================================================
========================================================
BAB
I
PENDAHULUAN
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Tidak ada
kata yang lebih mulia selain ungkapan rasa syukur ke hadirat Allah SWT, karena
kami telah berhasil menyusun makalah ini dengan segala kelebihan dan
kekurangannya.
Selamat
berjumpa, kali ini kami akan membahas
tentang Sosiologi Sebagai Ilmu Pengetahuan dan Konsep Tentang Realitas Sosial
Budaya.
Sosiologi
ditinjau dari sifatnya sebagai ilmu pengetahuan murni (pure science), bukan
ilmu pengetahuan terapan (applied science)
Sosiologi
dimaksudkan untuk memberikan kompetensi kepada para peserta didik dalam
memahami konsep – konsep sosiologi, seperti sosialisasi, kelompok dan struktur
sosial, lembaga sosial, perubahan sosial serta konflik sosial sampai pada
terciptanya integritas sosial.
Sosiologi
mempunyai dua pengertian dasar, yaitu sebagai ilmu dan sebagai metode. Sebagai ilmu sosiologi merupakan kumpulan pengetahuan tentang masyarakat
dan kebudayaan yang disusun secara sistematis berdasar analisis berpikir logis.
Sedang sebagai metode sosiologi
adalah cara berpikir untuk mengungkapkan realitas sosial yang ada dalam
masyarakat dengan prosedur dan teori yang dapat dipertanggungjawabkan secara
ilmiah.
Selamat
membaca, semoga makalah yang kami buat ini dapat bermanfaat bagi para pembaca
dan dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
1
=============================================================
=============================================================
1. A.Latar Belakang Sosiologi
Pada kesempatan ini kami sebagai siswa
yang baru saja menginjakan kaki di bangku SMA yang telah diberikan tugas oleh
guru sosiologi untuk menyusun sebuah makalah tentang ‘Sosiologi sebagai ilmu
penghetauan’, sebagaimana yang telah guru kami sampaikan bahwa ilmu sosiologi
pertama kali digunakan oleh seorang filosof perancis yang bernama Auguste Marie
Francois Savier Comte, berkat jasanya
itu Auguste Comte di juluki sebagai
bapak sosiologi.
Untuk lebih jelasnya kita akan
menjelaskan dibawah ini
B. Identifikasi Masalah
Ø Apa
itu sosiologi ?
Ø Mengapa Soiologi Sebagai Ilmu pengetahuan ?
Ø Sosiologi
merupakan ilmu yang mempelajari tentang kehidupan dan tingkah laku terutama
yang berkailtannya dengan satu system social, dan menyelidiki ikatan-ikatan anatar
manusia yang menguasai kehidupan dengan mencoba mengerti sifat dan maksud hidup
bersama, cara terbentuk dan tumbuh serta berubah nya perserikatan-perserikatan
hidup serta kepercayaan dan keyakinan, memberisifat tersendiri kepada cara
hidup bersama dalam tiap persekutuan hidup manusia. Sosiologi dapat membantu
kita untuk mengontrol atau mengendalikan setiap tindakan dan peilaku kita dalam
kehidupan bermasyarakat.
Ø Karena
ilmu sosiologi dapat bermanfaat dalam bidang ilmu pengetahuan, misalnya
sosiologi mampu mengkaji status dan peran kita sebagai anggota masyarakat,
serta dapat menilai ‘dunia’ atau ‘budaya’ lain yang belum kita ketahuai.dengan
adanya ilmu sosiologi kita dapat mengetahui apa yang belum kita ketahui
mengenai hal social.
C.Perumusan
Masalah
Maka
jelaslah apa itu sosiologi, dan mengenai sosiologi sebagai ilmu pengetahuan,
jadi kita dapat mengetahui bahwa ilmu sosiologi ilmu yang berkaitan erat nya
dengan social dan peranan nya yang begitu bermanfaat bagi masyarakat.
Pokok
bahasan sosiolgi ada empat:
1.
Fakta sosial sebagai cara bertindak, berpikir, dan berperasaan yang
berada di luar individu dan mempunya kekuatan memaksa dan mengendalikan
individu tersebut.
2
===============================================================
===============================================================
Contoh, di sekolah
seorang murid diwajidkan untuk datang tepat waktu, menggunakan seragam, dan
bersikap hormat kepada guru. Kewajiban-kewajiban tersebut dituangkan ke dalam sebuah
aturan dan memiliki sanksi tertentu jika dilanggar. Dari contoh tersebut bisa
dilihat adanya cara bertindak, berpikir, dan berperasaan yang ada di luar
individu (sekolah), yang bersifat memaksa dan mengendalikan individu (murid).
Contoh, menanam bunga untuk kesenangan pribadi bukan
merupakan tindakan sosial, tetapi menanam bunga untuk diikutsertakan dalam
sebuah lomba sehingga mendapat perhatian orang lain, merupakan tindakan sosial.
3. Khayalan sosiologis
sebagai cara untuk memahami apa yang terjadi di masyarakat maupun yang ada
dalam diri manusia. Menurut Wright Mills,
dengan khayalan sosiologi, kita mampu memahami sejarah masyarakat, riwayat hidup pribadi, dan hubungan antara keduanya. Alat
untuk melakukan khayalan sosiologis adalah persmasalahan (troubles) dan
isu (issues). Permasalahan pribadi individu merupakan ancaman terhadap
nilai-nilai pribadi. Isu merupakan hal yang ada di luar jangkauan kehidupan
pribadi individu.
Contoh, jika suatu daerah hanya memiliki satu orang yang
menganggur, maka pengangguran itu adalah masalah. Masalah individual ini
pemecahannya bisa lewat peningkatan keterampilan pribadi. Sementara jika di
kota tersebut ada 12 juta penduduk yang menganggur dari 18 juta jiwa yang ada,
maka pengangguran tersebut merupakan isu, yang pemecahannya menuntut kajian
lebih luas lagi.
4. Realitas sosial
adalah penungkapan tabir menjadi suatu realitas yang tidak terduga oleh
sosiolog dengan mengikuti aturan-aturan ilmiah dan melakukan pembuktian secara
ilmiah dan objektif dengan pengendalian prasangka pribadi, dan pengamatan tabir
secara jeli serta menghindari penilaian normatif
3
=================================================================
=================================================================
BAB II
PEMBAHASAN MASALAH
A.Pengertian Sosiologi
Istilah sosiologi berasal dari kata
“socious” (bahasa latin) yang artinya teman atau kawan, dan “logos” (bahasa
Yunani) yang artinya ilmu pengetahuan. Secara harfiah sosiologi berarti ilmu
pengetahuan yang mempelajari hubungan antar teman. Yang dimaksud hubungan antar
teman meliputi antara orang yang satu dengan orang yang lain, baik yang
bersungguh-sungguh teman atau sahabat maupun lawan atau musuh. Pengertian ini
diperluas sedikit menjadi “Sosiologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari
interaksi manusia di dalam masyarakat.”
Istilah sosiologi digunakan pertama
kali oleh seorang filosof dari Perancis yang bernama Auguste Marie Francois
Savier Comte, ini terkenal dengan sebutan Auguste Comte pada tahun (1798 –
1857), dalam bukunya “Course de Philosophie Positive”. Karena jasanya maka
Auguste Compte disebut sebagai Bapak Sosiologi. Berikut ini definisi sosiologi
menurut para ahli :
- Allan Jhonson
Sosiologi adalah ilmu yang
mempelajari kehidupan dan perilaku, terutama dalam kaitannya dengan satu sistem
sosial dan bagaimana sistem tersebut mempengaruhi orang dan bagaimana pula
orang yang terlibat didalamnya mempengaruhi sistem itu.
2.
Anthony Giddens
Sosiologi merupakan studi tentang
kehidupan sosial manusia, kelompok dan masyarakat.
3.
Herbert Spencer dari Inggris
Sosiologi adalah penelitian tentang
susunan – susunan dan proses – proses dari kehidupan sosial sebagai suatu
keseluruhan.
4.
Hassan Shadily
Sosiologi adalah ilmu yang
mempelajari hidup bersama dalam masyarakat, dan menyelidiki ikatan – ikatan
antara manusia yang menguasai kehidupan dengan mencoba mengerti sifat dan
maksud hidup bersama, cara terbentuk dan tumbuh, serta berubahnya perserikatan
– perserikatan hidup serta kepercayaan dan keyakinan, memberi sifat tersendiri
kepada cara hidup bersama dalam tiap persekutuan hidup manusia.
4
=============================================================
=============================================================
5.
Pitirim A. Sorokin
Sosiologi adalah suatu ilmu yang
mempelajari :
a) Hubungan dan
pengaruh timbal balik antara aneka macam gejala sosial, misalnya gejala ekonomi
dan agama, keluarga dan moral, hukum dan ekonomi, gerak masyarakat dan politik,
dan sebagainya.
b) Hubungan dan
saling pengaruh antara gejala – gejala sosial dan gejala – gejala non sosial,
misalnya gejala geografis, biologis dan sebagainya, serta
c) Ciri – ciri
umum semua jenis gejala sosial.
6.
Mayor Polak
Sosiologi adalah ilmu pengetahuan
yang mempelajari masyarakat sebagai keseluruhan, yakni hubungan diantara
manusia, manusia dengan kelompok, kelompok dengan kelompok, baik kelompok
formal maupun kelompok material atau kelompok statis maupun kelompok dinamis.
7.
Roucek dan Warren
Sosiologi adalah ilmu yang
mempelajari hubungan antar manusia dengan kelompok.
8.
Lahirnya Sosiologi
Sosiologi lahir berkaitan dengan
terjadinya perubahan sosial masyarakat di Eropa Barat pada masa Revolusi Industri
(di Inggris) dan Revolusi Sosial ( di Perancis).
5
=================================================================
=================================================================
1.Beberapa tokoh sosiologi antara lain sebagai berikut :
- Auguste Comte (1798 – 1857)
Istilah sosiologi pertama kali
dikemukakan oleh Auguste Comte seorang ahli filsafat Perancis pada tahun 1839,
yang kemudian dikenal sebagai Bapak Sosiologi.
Sumbangannya terhadap sosiologi
antara lain sebagai berikut :
1) Sosiologi harus
didasarkan pada pengamatan, perbandingan, eksperimen, dan metode historis
secara sistematik. Objek yang dikaji harus berupa fakta, onjektif, bermanfaat,
serta mengarah pada kepastian dan kecermatan.
2) Auguste Comte
menjelaskan bahwa dalam menjelaskan gejala alam dan gejala sosial, manusia akan
melewtai tiga jenjang yang dikenal dengan hukum tiga jenjang yaitu :
a) jenjang teologi
b) jenjang
metafisika dan
c) jenjang positif
3) Auguste
Comte mengatakan bahwa sosiologi merupakan ratu ilmu – ilmu sosial dan menempati
peringkat teratas dalam hierarki ilmu – ilmu sosial.
4) Auguste Comte
membagi sosiologi ke dalam dua bagian, yaitu statistika sosial (sosial statics)
dan dinamika sosial (sosial dinamics).
- Sosiologi sebagai ilmu (sifat hakekat)
Menurut Soerjono Soekanto, ilmu
dapat didefinisikan sebagai kumpulan pengetahuan yang tersusun secara
sistematis dengan menggunakan kekuatan pemikiran (logika). Pengetahuan harus
bersifat objektif, artinya selalu dapat diperiksa dan diuji secara kritis oleh
orang lain. Tidak semua pengetahuan dapat disebut ilmu. Hanya pengetahuan yang
tersusun secara sistematis dan teruji kebenarannya yang dapat disebut sebagai
ilmu.
Sosiologi dapat disebut sebagai ilmu
karena sudah memenuhi syarat – syarat tersebut. Sosiologi merupakan ilmu yang
berdiri sendiri yang objeknya adalah masyarakat.
6
==============================================================
==============================================================
Sosiologi dapat disebut memenuhi
syarat sebagai ilmu pengetahuan karena memiliki sifat – sifat :
- Sosiologi bersifat empiris, artinya sosiologi didasarkan pada observasi (pengamatan) terhadap kenyataan dan akal sehat serta hasilnya tidak bersifat spekulatif melainkan objektif;
- Sosiologi bersifat teoritis, artinya selalu berusaha menyusun abstraksi dari hasil – hasil observasi, merupakan unsur – unsur yang tersusun secara logis serta bertujuan untuk menjelaskan antar hubungan dan sebab akibat sehingga menjadi teori;
- Sosiologi bersifat kumulatif, artinya teori – teori sosiologi terbentuk atas dasar teori – teori yang sudah ada;
- Sosiologi bersifat nonetis, artinya yang menjadi inti persoalan dalam sosiologi bukanlah persoalan baik buruknya suatu fakta, melainkan tujuan yang hendak dicapai dengan menjelaskan fakta – fakta tersebut.
- Ciri-ciri sosiologi sebagai berikut :
- Sosiologi merupakan ilmu sosial (bukan ilmu alam atau kerohanian)
- Sosiologi bersifat kategoris (bukan normatif)
- Sosiologi merupakan ilmu murni (bukan terapan)
- Sosiologi bersifat abstrak (bukan konkret)
- Sosiologi bertujuan untuk mendapatkan pola-pola umum terinteraksi.
- Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan empiris – rasional.
- Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang umum (bukan khusus)
- Objek Sosiologi
- Objek material sosiologi adalah kehidupan sosial, gejala – gejala dan proses hubungan antar manusia yang mempengaruhi kesatuan hidup manusia itu sendiri.
- Objek formal sosiologi lebih ditekankan pada manusia sebagai mahkluk sosial atau masyarakat yaitu hubungan antar manusia serta proses yang timbul dari hubungan manusia di dalam masyarakat.
7
===============================================================
===============================================================
2.Cabang-cabang sosiologi terdiri atas :
- Sosiologi Politik
Sosiologi politik adalah suatu cabang
sosiologi yang mengkaji hubungan antara gejala – gejala kemasyarakatn dengan
politik.
2.
Sosiologi Hukum
Sosiologi hukum adalah cabang
sosiologi yang mempelajari hubungan antara gejala – gejala kemasyarakatan
dengan hukum.
3.
Sosiologi Pendidikan
Sosiologi pendidikan adalah cabang
sosiologi yang mengkaji hubungan gejala – gejala kemasyarakatan dengan
pendidikan.
4.
Sosiologi Agama
Sosiologi agama adalah bagian dari
ilmu sosiologi yang mempelajari hubungan gejala kemasyarakatan dengan agama.
5.
Sosiologi Kekeluargaan
Sosiologi kekeluargaan adalah cabang
sosiologi yang membahas hubungan gejala – gejala kemasyarakatan dengan
keluarga.
6.
Sosiologi Kesenian
Sosiologi kesenian adalah cabang
sosiologi yang membahas hubungan gejala – gejala kemasyarakatan dengan seni.
7.
Sosiologi Kedokteran
Sosiologi kedokteran adalah cabang
sosiologi yang membahas hubungan gejala – gejala kemasyarakatan dengan
kedokteran.
8.
Sosiologi Ilmu Pengetahuan
Sosiologi ilmu pengetahuan adalah
cabang sosiologi yang membahas hubungan gejala – gejala kemasyarakatan dengan
ilmu pengetahuan.
8
===============================================================
===============================================================
9.
Sosiologi Ekonomi
Sosiologi ekonomi adalah cabang
sosiologi yang membahas hubungan gejala-gejala kemasyarakatan dengan ekonomi.
10. Sosiologi Persengketaan
Sosiologi persengketaan adalah
cabang sosiologi yang membahas hubungan gejala – gejala kemasyarakatan dengan
persengketaan.
9
===============================================================
===============================================================
B.Sosiologi Sebagai Ilmu
1. Manfaat sosiologi antara lain sebagai berikut :
- Sosiologi dapat membantu kita untuk mengontrol atau mengendalikan setiap tindakan dan perilaku kita dalam kehidupan bermasyarakat.
- Sosiologi mampu mengkaji status dan peran kita sebagai anggota masyarakat, serta dapat menilai ‘dunia’ atau ‘budaya’ lain yang belum kita ketahui.
- Dengan bantuan sosiologi kita akan makin memahami nilai, norma, tradisi, dan keyakinan yang dianut oleh masyarakat lain, serta memanfaatkan perbedaan –perbedaan yang ada tanpa menyebabkan timbulnya konflik diantara anggota masyarakat yang berbeda.
- Bagi kita sebagai generasi penerus, mempelajari sosiologi membuat kita lebih tanggap, kritis, dan rasional dalam menghadapi gejala-gejala sosial masyarakat yang makin kompleks dewasa ini, serta mampu mengambil sikap dan tindakan yang tepat dan akurat terhadap setiap situasi sosial yang kita hadapi sehari – hari.
- Metode – metode Sosiologi
Sebagai suatu metode sosiologi
menggunakan metode ilmiah dalam mempelajari gejala – gejala alamiah khususnya
gejala kemasyarakatan. Teknik dasar dalam metode ilmiah adalah observasi ilmiah
atau disebut juga penalaran.
Menurut Paul B. Horton, teknik riset
dalam sosiologi, antara lain sebagai berikut :
- Study Cross – sectional dan longitudinal, yakni suatu pengamatan yang meliputi suatu daerah yang luas dan dalam suatu jangka waktu tertentu. Sedangkan studi longitudinal adalah studi yang berlangsung sepanjang waktu yang menggambarkan suatu kecenderungan atau serangkaian pengamatan sebelum dan sesudahnya.
- Eksperimen laboratorium dan eksperimen lapangan. Dalam eksperimen laboratorium, subjek orang dikumpulkan dalam suatu tempat “laboratorium” kemudian diberi pengalaman sesuai dengan yang diinginkan peneliti, kemudian dicatat dan ditarik kesimpulan.
- Penelitian pengamatan, hampir sama dengan eksperimen, tetapi dalam penelitian ini peneliti tidak mempengaruhi terjadinya suatu kejadian.
10
=================================================================
=================================================================
2
.Jenis-jenis Metode Yang Digunakan Dalam Sosiologi Metode
Kualitatif :
Metode kualitatif mengutamakan bahan
atau hasil pengamatan yang sukar diukur dengan angka. Metode ini meliputi :
1) Metode
historis, yaitu menganalisis peristiwa – peristiwa masa lalu untuk merumuskan
prinsip – prinsip umum;
2) Metode
komparatif, yaitu membandingkan antara bermacam – macam – macam masyarakat;
3) Metode studi
kasus, alat-alat yang diperlukan :
a) wawancara
b) daftar
pertanyaan
c) pengamatan
partisipasi
- Metode Kuantitatif
Metode kuantitatif mengutamakan
bahan – bahan keterangan dengan angka atau gejala – gejala yang diteliti dapat
diukur dengan skala, indeks, tabel, dan formula. Termasuk dalam metode ini
adalah metode statistik, dimana gejala – gejala masyarakat sebelum dianalisis
dikuantifikasi terlebih dahulu.
11
==============================================================
==============================================================
BAB
III
PENUTUP
KESIMPULAN
Sesuai
yang dikatakan oleh auguste comte sosiologi merupakan ilmu yang mempelajari
tentang kehidupan sosial dalam masyarakat yang sangat berguna dalam kehidupan
masyarakat karna sosiologi dapat membantu masyarakat dalam menyelesaiankan
berbagai persoalan dalam kehidupan. Dan Secara harfiah sosiologi berarti ilmu pengetahuan yang
mempelajari hubungan antar teman. Yang dimaksud hubungan antar teman meliputi
antara orang yang satu dengan orang yang lain, baik yang bersungguh-sungguh
teman atau sahabat maupun lawan atau musuh. Pengertian ini diperluas sedikit
menjadi “Sosiologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari interaksi manusia
di dalam masyarakat.”
SARAN
Di dalam kehidupan
bermasyarakat sering terjadi sebuah konkrit yang harus di selesaikan dengan baik
dengan demikian ilmu sosiologi dapat membantu menangani dan menyelesaikan
konkrit itu secara baik. Memang tidak mudah untuk dapat menyelesaikan konkrit
itu tapi dengan bermodalkan ilmu sosiologi yang di dapat sedikit demi sedikit
jika di laksanakan dengan baik maka perlahan-lahan sebuah konkrit itu dapat terselesaikan.
12
=================================================================
=================================================================
Daftar
Pustaka
1.
William D Perdue. 1986. Sociological
Theory: Explanation, Paradigm, and Ideology. Palo Alto, CA: Mayfield Publishing
Company. Hlm. 20
2.
Kamanto Sunarto. 2004. Pengantar
Sosiologi. Jakarta: Lembaga Penerbit FE UI. Hlm. 5
3.
James. M. Henslin, 2002. Essential
of Sociology: A Down to Earth Approach Fourth Edition. Boston: Allyn and Bacon.
Hlm 10
4.
Pitirim Sorokin. 1928. Contemporary
Sociological Theories. New York: Harper. Hlm. 25
5.
Randall Collins. 1974. Conflict
Sociology: Toward an Explanatory Science. New York: Academic Press. Hlm. 19
6.
George Ritzer. 1992. Sociological
Theory. New York: Mc Graw-Hill. Hlm. 28
8.
Andrey Korotayev, Artemy Malkov, and Daria Khaltourina, Introduction to
Social Macrodynamics, Moscow: URSS, 2006.
13
================================================================
================================================================
(Pengunjung Yg Baik Slalu Membaca iklan
Yg kami sediakan,Terimakasih)
NB : Bila ingin Copas ‘’Copy Paste’’
Tolong Cantumkan Link Blok ku ini ya ^,^ Trimakasih.












1 comments:
wah, disini ada materi sosiologi juga..
XD
Post a Comment